Pendirian Sistem Pengelolaan Kepatuhan

Clarion memahami bahwa kepatuhan adalah merupakan sesuatu yang mendasar bagi perusahaan untuk memenuhi tanggung jawab sosialnya. Semenjak tahun fiskal 2003, seluruh bagian Kelompok Usaha perusahaan telah ikut terlibat aktif di dalam berbagai aktifitas sesuai dengan komitmen kami, “Clarion secara kokoh akan membentuk etika perusahaan berdasarkan sebuah program kepatuhan yang menjadikan Falsafah Perusahaan sebagai konsep intinya." Untuk lebih memperkuat sistem pengelolaan kepatuhan kami, kami memperluas program kepatuhan kami ke seluruh bagian Perusahaan berdasarkan Prinsip Panduan Tindakan dan Perilaku, dan mencoba untuk mencapai manajemen perusahaan yang berintegritas dan transparan.

Upaya-Upaya Pengelolaan Kepatuhan

Prakarsa pengelolaan kepatihan semenjak tahun fiskal 2003, dengan ditetapkannya "Prinsip Panduan Tindakan dan Perilaku” dan dilaksanakannya sebuah kerangka kerja sebagai tindakan pendahuluannya, telah diterapkan kepada semua anak perusahaan domestik dan luar negeri serta perusahaan afiliasi. Aktifitas lanjutan di tahun fiskal 2005 termasuk diantaranya adalah pendidikan dan pelatihan bagi para staf tingkat manager dengan memberikan studi kasus dari perusahaan lain dan pengajaran mengenai hukum dan peraturan yang baru, seperti Hukum Perlindungan Informasi Pribadi yang dilakukan melalui pertukaran pendapat dengan departemen lain dan survey mengenai keperdulian atas kepatuhan kepada seluruh karyawan.

Upaya-upaya ini dilanjutkan melalui pelaksanaan audit pengelolaan kepatuhan dan keamanan informasi serta aktifitas-aktifitas prioritas secara serentak di setiap tingkatan departemen untuk mengurangi resiko-resiko yang terkait dengan kepatuhan berdasarkan tabel penilaian resiko yang terkait dengan hukum dan peraturan perundangan yang berlaku, dengan menggunakan metoda siklus PDCA*.

* Metoda Siklus PDCA

Metoda ini adalah proses perbaikan operasional yang berulang; yaitu pembuatan rencana (P=Plan=Rencana), pelaksanaan rencana (D=to do=pelaksanaan), mengevaluasi hasilnya (C=to check=mencek) dan menjalankan tindakan lebih lanjut untuk perbaikan lebih lanjut. (A=to act = bertindak)

Kerangka Kerja Pendorong Kepatuhan

Clarion membentuk Panitia Kepatuhan yang diketuai oleh Presiden Direktur Perusahaan pada bulan Juli 2003, dan pada saat yang sama membuat panduan garis besar mengenai “Prinsip Panduan Tindakan dan Perilaku” Berbagai pertemuan secara rutin dilakukan dimana Kantor Pendorong CSR (dahulu adalah Kantor Pendorong Kepatuhan) dijadikan sebagai kantor sekertariat. Dalam pertemuan-pertemuan ini, dibuat berbagai laporan mengenai aktifitas-aktifitas kepatuhan bagi setiap departemen, dan juga dilakukannya pertukaran dan berbagi pendapat mengenai masalah-masalah kepatuhan. Pertemuan-pertemuan kerja sama juga dilakukan dengan perusahaan-perusahaan di dalam kelompok Usaha yang lain.

Prinsip Panduan Tindakan dan Perilaku

Seluruh karyawan mendapatkan informasi mengenai Prinsip Panduan Tindakan dan Perilaku ini melalui Intranet dan juga dipublikasikan di luar perusahaan melalui halaman depan. Prinsip ini juga dicetak pada sebuah kartu, sehingga dapat dibawa oleh semua karyawan.

1. Aturan Umum (Kepatuhan pada Ukuran Standar Sosial Masyarakat)
2. Hubungan dengan Masyarakat
3. Hubungan dengan Pelanggan, Mitra Bisnis dan Pesaing
4. Hubungan dengan Pemegang Saham dan Penanam Modal
5. Hubungan dengan Karyawan
6. Hubungan dengan Perusahaan dan Aset Perusahaan
7. Aturan Tambahan (Konsultasi / Meja Pelaporan)

Kembali ke halaman atas